Blogger Widgets

Selasa, 06 Januari 2015

SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN
Struktur dasar sel hewan maupun sel tumbuhan adalah sama. Namun dalam perkembangannya,kedua jenis sel tersebut mengalami perkembangan sesuai dengan lingkungannya sehingga timbul berbagai macam perbedaan. salah satunya adalah peran ekologis,tumbuhan adalah pembuat makanan,sedangkan hewan berperan memakan tumbuhan dan hewan lainnya.

B.TABEL PERBEDAAN SEL HEWAN DAN SEL TUMBUHAN

Sel Tumbuhan
Sel hewan
Memiliki dinding sel
Tidak memiliki diinding sel
Memiliki vakuola berukuran besar
Memiliki vakuola berukuran kecil
Memiliki plastida(kloroplas, kromoplas, dan leukoplas
Tidak memiliki plastida
Tidak memiliki sentriol
Memiliki sentriol

Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

A.Bagian sel-sel hewan

Organel Sel
1. Nukleolus 2. inti sel 3. Ribosom 4. Vesikel 5. Retikulum endoplasma kasar 6. badan Golgi 7. sitokleton 8. retikulum endoplasma halus 9. Mitokondria 10. Vakuola 11. sitoplasma 12. Lisosomo 13. sentrosom 14. plasma Membran

Membran sel: Membran sel merupakan bagian paling luar dari sel yang membungkus semua organel sel lainnya. Membran sel mengontrol masuknya nutrisi dan mineral dalam dan keluar dari sel. Fungsinya yaitu melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat dan sebagai penerima rangsang dari luar sel.
membran sel
Membran plasma terutama terdiri dari fosfolipid (oranye). kepala hidrofilik (“suka air”) dan dua ekor hidrofobik (“benci air”) yang akan ditampilkan. Fosfolipid membentuk bilayer (dua lapisan). Bagian tengah bilayer adalah daerah tanpa air. Ada dapat air di kedua sisi bilayer. Ada banyak protein seluruh membran.
Sitoplasma Sel: Sitoplasma merupakan matriks atau seperti gel zat / cairan yang hadir di dalam sel. Hal ini terutama terdiri dari air dan protein material. Sitoplasma adalah lokasi utama di mana semua proses kehidupan terjadi.
Sitoplasma
Nukleus: Inti sel merupakan otak atau pusat kontrol sel dan dengan demikian salah satu bagian yang paling penting. Ini berisi materi genetik yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan kromosom. DNA ini terdiri dari nukleotida yang akhirnya membantu dalam pembentukan protein oleh proses transkripsi dan translasi. DNA (Asam deoksiribonukleat) berisi semua informasi untuk sel hidup, melakukan fungsi mereka dan bereproduksi. Nukleosis dalam inti adalah organel lain yang disebut nukleolus. Nukleolus bertanggung jawab untuk membuat ribosom. Lingkaran pada permukaan inti adalah pori-pori nuklir. Ini adalah di mana ribosom, dan bahan lainnya bergerak masuk dan keluar dari sel.
Nukleus
Nukleolus: Nukleolus merupakan daerah bernoda gelap di dalam inti terutama bertanggung jawab untuk pembentukan protein menggunakan RNA (asam ribonukleat).
Membran nuklir: ini adalah selubung pelindung berpori yang menutupi inti yang memungkinkan masuknya zat dan merupakan salah satu ciri khas dari sel hewan.
Nukleoplasma: cairan padat ini dalam nukleus mengandung serat kromatin, yang memadat membentuk kromosom dan gen yang membawa informasi turun-temurun.
Pengertian Nukleoplasma
Nukleoplasma adalah cairan yang ditemukan di dalam inti sel eukariotik.
Mitokondria: Mitokondria adalah salah satu organel sel terbesar juga dikenal sebagai rumah mesin dari sel. Oksigen berkombinasi dengan glukosa untuk membentuk energi (ATP) yang diperlukan untuk metabolisme dan aktivitas seluler di organel ini. Ini adalah organel independen memiliki DNA sendiri mitokondria, RNA dan ribosom karena replikasi diri dan duplikasi.
mitokondria1
Ribosom: Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, sintesis protein (transkripsi dan translasi) terjadi di ribosom. Organel ini dapat terikat pada retikulum endoplasma atau mengambang bebas di sitoplasma. Ribosom terdiri dari dua unit. Satu unit lebih besar dari yang lain sehingga mereka disebut subunit besar dan kecil. Kedua subunit ini diperlukan untuk sintesis protein dalam sel. Ketika dua unit merapat bersama-sama dengan unit informasi khusus yang disebut RNA, mereka membuat protein. Beberapa ribosom ditemukan dalam sitoplasma, tetapi sebagian besar yang melekat pada retikulum endoplasma. Saat melekat ke RE, ribosom membuat protein yang kebutuhan sel dan juga orang-orang yang akan diekspor dari sel untuk bekerja di tempat lain dalam tubuh.
diagram ribosom
Lisosom:


lisosom
Lisosom
 Ini adalah kantung terikat membran yang berisi enzim yang dibutuhkan untuk memecah bagian yang tidak perlu dari sel untuk digunakan kembali. Ini terutama membantu fagositosis dan mendorong pencernaan intraseluler.
Sentrosom: Ini organel kecil yang dikelilingi oleh mikrotubulus atau dengan centrosphere, mengandung sentriol yang bertanggung jawab untuk memulai pembelahan sel.
Retikulum Endoplasma (RE): Dari gambar jelas menunjukkan RE menjadi organel sel terbesar kedua setelah mitokondria karena ini membentuk rangkaian interkoneksi rata terowongan tubular; retikulum endoplasma kasar (REk) dan retikulum endoplasma halus (REh). REk terutama bertanggung jawab untuk memegang protein terbentuk di ribosom, sehingga menjadi kasar dalam penampilannya. Ketika ribosom ada melekat disebut RE kasar dan RE halus ketika tidak ada ribosom terpasang. Retikulum endoplasma kasar adalah di mana sebagian besar sintesis protein terjadi di dalam sel. Fungsi retikulum endoplasma halus adalah untuk mensintesis lipid dalam sel. ER halus juga membantu dalam detoksifikasi zat-zat berbahaya dalam sel.
Fungsi Retikulum Endoplasma
Apparatus Golgi: Protein yang dibentuk oleh RE perlu diproses sehingga dapat melakukan fungsi normal. Golgi merupakan kantung membran yang terkait terutama dengan retikulum endoplasma. Badan golgi adalah organel dalam sel yang bertanggung jawab untuk menyortir dan memeriksa kebenaran pengiriman protein yang diproduksi pada RE. Sama seperti paket pos, yang harus memiliki alamat pengiriman yang benar, protein yang diproduksi di RE harus benar dikirimkan ke alamat masing-masing. Ini adalah langkah yang sangat penting dalam sintesis protein. Jika kompleks Golgi membuat kesalahan dalam pengiriman protein ke alamat yang benar, fungsi-fungsi tertentu dalam sel dapat berhenti. Organel ini dinamai setelah Italia dokter-Camillo Golgi. Dia adalah orang pertama yang menggambarkan organel ini dalam sel.
Fungsi utama Aparatus Golgi.
Fungsi utama Aparatus Golgi.
Vakuola: bagian kecil gas dan membran vakuola diisi dengan cairan dan air yang hadir dalam sel-sel hewan. Fungsi utama mereka adalah penyimpanan.

B. Bagian sel-sel tumbuhan

Bagian- bagian sel pada tumbuhan sebenarnya sama dengan bagian sel pada hewan, hanya saja pada sel tumbuhan tidak memiliki sentriol, tetapi memiliki dindind sel, plastida dan vakuola (yang tidak dimiliki oleh sel hewan).
1.Dinding sel dalam Tumbuhan
Dinding sel
Dinding sel

Pada tanaman, dinding sel terbentuk selama pembelahan sel itu sendiri, ketika pelat sel terbentuk antara anak inti sel. Setelah formasi awal, plat sel menjadi dinding sel primer, dan selama jangka waktu tertentu, menebal untuk membentuk dinding sel sekunder. Penebalan ini berlangsung pada bagian luar, menyebabkan lumen menyusut karena dinding sel bergerak dari seorang dinding sel primer ke dinding sel sekunder. Hal ini secara luas dianggap bahwa penebalan ini berlangsung dengan aposisi.

2. Plastida
Merupakan organel yang khas pada sel tumbuhan sebagai tempat pigmen warna. Plastida terdiri dari beberapa bagian seperti kloroplas, kromoplas, dan leukoplas.
struktur koloroplas
Kloroplas
7. Vakuola
Vakuola umumnya ditemui pada sel tumbuhan. Vakuola merupakan organel yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan sekaligus menyimpan zat-zat yang akan dieksresikan.
vakuola
Vakuola 

inilah sedikit penjabaran dari bagian-bagian sel hewan & sel tumbuhah.
SEMOGA BERMANFAAT ^_^


Senin, 22 Desember 2014

Struktur dan fungsi sel

Struktur dan fungsi sel

Sel merupakan unit terkecil tubuh makhluk hidup. Baik secara struktural maupun fungsional.
Secara anatomis sel dibagi menjadi 3 bagian, yaitu:
1. Selaput Plasma (Membran Plasma atau Plasmalemma).
2. Sitoplasma dan Organel Sel.
3. Inti Sel (Nukleus).
Berikut ini adalah struktur dan fungsi sel 

BAGIAN-BAGIAN SEL
A. Memban Sel

Merupakan pemisah antara lingkungan luar sel dan dalam sel atau media keluar-masuknya zat dari dalam dan ke dalam sel. Membran sel bersifat semipermeabel dan selektifpermiabel karena hanya dapat dilalui zat-zat tertentu.
Fungsi Membran Sel
Sebagai sekat pembatas antara isi sel dan lingkungan luar sel.
Sebagai reseptor
Sebagai tempat terjadinya reaksi kimia, misalnya respirasi sel.
Sebagai pengontrol transportasi zat dari dalam keluar sel, maupun dari luar ke dalam sel
Sebagai pelindung sel
Menjaga kestabilan pH, menjaga konsentrasi ion, dan membuang sisa metabolisme yang bersifat racun.
Struktur Membran Sel
Model mosaik fluida merupakan model struktur membran sel yang berbentuk pospolifid bilayer atau membentuk dua lapisan yaitu lapisan atas dan bawah.
Membran Sel
Membran Sel
  • Bagian tengah bilayer atau ekor asam lemak membentuk membran Hidrofobic (tidak suka air)
  • Bagian kepala Fospolipid bilayer atau bagian kepala membentuk  membran Hidrofilik (suka air)
  • Protein Integral/Intrinsik adalah protein yang menjulang atau menembus membran sel dari lapisan atas hingga ke bawah.
  • Protein Peripheral/Ektrinsik adalah protein yang berada di lapisan atas atau bawah dari membran sel
  • Fospolipid (lemak yang berikatan denga posfat)
  • Glikolipid (Lemak yang berikatan dengan karbohidrat)
  • Glikoprotein (Protein yang berikatan dengan karbohidrat)

B. Sitoplasma

Sitoplasma atau cairan sel adalah matriks yang terdapat diantara Membran plasma dan nukleus. Tersusun atas sitosol yang bersifat koloid dan organel-organel sel. Ukuran koloid 0,001 – 0,1 mikron, dengan adanya koloid memungkinkan sitoplasma berada dalam dua fase yaitu fase gel (setengah padat) dan fase sol (encer).
Fungsi Sitoplasma
Tempat penyimpanan jenis bahan bereaksi kimia yang digunakan untuk metabolisme sel, seperti enzim, ion, gula, lemak dan protein.
Tempat terjadinya metabolisme sitosolik.
Fasilittor bagi organel tertentu agar dapat bergerak.
Tempat proses pembentukan energi, sintesis asam lemak, asam amino, protein dan Nukelotida.
menjamin berlangsungnya pertukaran zat, untuk menjaga berlangsungnya metabolisme dengan baik.
Sitoplasma digunakan sebagai tempat bagi jaringan filamen protein yang disebut sitoskeleton. Sitoskeleton ini akan membantu mempertahankan bentuk dan konsistensi sel.

C. Organel-Organel Sel

1.Retikulum Endoplasma (RE)
Merupakan kantung-kantung pipih dan tabung dua lapis membran yang meluas dan menutupi sebagian besar sitoplasma dan berhubungan dengan membran inti. Terbagi atas Retikulum Endoplasma Halus (REH) dan Retikulum Endoplasma Kasar (REK).
Fungsi : alat transportasi zat-zat di dalam sel.
2.Ribosom
Merupakan butiran kecil nukleoprotein yang tersebar di dalam sitoplasma.
Fungsi : untuk melangsungkan sintetis protein.
3.Badan Golgi
Merupakan kantung pipih bertumpuk yang tersusun dari ukuran besar hingga ukuran kecil dan terikat pada membran.
Fungsi : untuk memproses protein dan molekul lain yang akan dibawa keluar sel atau ke membran sel dan membentuk lisosom
4.Mitokondria
Merupakan organel bermembran rangkap, tersusun atas membran luar, membran dalam yang berlekuk-lekuk (krista) dan matriks mitokondria.
Fungsi : tempat respirasi aerob untuk pembentukan ATP sebagai sumber energi sel.
5.Lisosom
Berbentuk kantong-kantong kecil dan umumnya berisi enzim pencernaan (hidrolisis) yang berfungsi dalam peristiwa pencernaan intra sel. Sehubungan dengan bahan yang dikandungnya lisosom memiliki peran dalam peristiwa:
pencernaan intrasel          :   mencerna materi yang diambil secara fagositosis.
eksositosis                        :   pembebasan sekrit keluar sel.
autofagi                            :   penghancuran organel sel yang sudah rusak
autolisis                            :   penghancuran diri sel dengan cara melepaskan enzim pencerna dari dalam lisosom ke dalam sel.
Fungsi : sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.
6.Sentrosom (Sentriol)
Berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel (Mitosis maupun Meiosis). Sentrosom merupakan organel yang disusun oleh dua sentriole. Sentriole berbentuk seperti tabung dan disusun oleh mikrotubulus yang terdiri atas 9 triplet,  terletak di dekat salah satu kutub inti sel.
Fungsi : berperan dalam proses pembelahan sel dengan membentuk benang spindel. Benang spindel inilah yang akan menarik kromosom menuju ke kutub sel yang berlawanan.
7.Plastida
Merupakan organel yang umumnya berisi pigmen.
Lekoplas (Plastida berwarna putih berfungsi sebagai penyimpan makanan), terdiri dari:
Amiloplas (untak menyimpan amilum)
Elaioplas (Lipidoplas) (untukmenyimpan lemak/minyak)
Proteoplas (untuk menyimpan protein).
Kloroplas yaitu plastida berwarna hijau. Plastida ini berfungsi menghasilkan  klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.
Kromoplas yaitu plastida yang mengandung pigmen, misalnya :
1. Karotin (kuning)
2. Fikodanin (biru)
3. Fikosantin (kuning)
4. Fikoeritrin (merah)
8.Vakuola
Merupakan rongga yang terbentuk di dalam sel, dan dibatasi membran yang disebut tonoplas. Pada beberapa spesies dikenal adanya vakuola kontraktil dan vaknola non kontraktil. Pada tumbuhan vakuola berukuran sangat besar dan umumnya termodifikasi.
Fungsi : berisi alkaloid, pigmen anthosianin, tempat penimbunan sisa metabolisme, ataupun tempat penyimpanan zat makanan. 
Pada sel hewan vakuolanya kecil atau tidak ada, kecuali hewan bersel satu.
Pada hewan bersel satu terdapat dua jenis vakuola yaitu vakuola makanan yang berfungsi dalam pencernaan intrasel dan vakuola kontraktil yang berfungsi sebagai osmoregulator.
9.Mikrotubulus
Berbentuk benang silindris, dan kaku.
Fungsi :  melindungi dan memberi bentuk sel dan berperan dalam pembentukan sentriol, silia, maupun flagela.
10.Mikrofilamen
Mikrofilamen mirip seperti mikrotubulus, tetapi diameternya lebih kecil. Bahan yang membentuk mikrofilamen adalah aktin dan miosin seperti yang terdapat pada otot.
Fungsi : berperan dalam proses pergerakan sel, endositosis, dan eksositosis.
11.Peroksisom (Badan Mikro)
Merupakan kantong kecil yang berisi enzim katalase, organel ini banyak ditemui pada sel hati.
Fungsi : menguraikan peroksida (H2O2) yang merupakan sisa metabolisme yang bersifat toksik menjadi air dan oksigen.
Glioksisom adalah badan mikro pada tumbuhan, berperan dalam proses pengubahan senyawa lemak menjadi sukrosa.
12.Inti Sel (Nukleus)
Organel yang mengatur semua kegiatan dalam sel.
Inti sel terdiri dari bagian-bagian yaitu :
Membran Inti (Karioteka)
Nukleoplasma (Kariolimfa)
Kromatin / Kromosom
Nukleolus(anak inti).
Fungsi : mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi ADN yang mengatur sintesis protein.
Mengendalikan proses berlangsungnya metabolimsme dalam sel.
Menyimpan informasi genetik
Tempat terjadinya replikasi

Itulah sedikit penjelasan mengenai Struktur dan Organel-organel Sel, beserta fungsinya. SEMOGA BERMANFAAT ^_^